Pidie – Dalam rangka menyelesaikan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 untuk tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 dari Kodim 0102/Pidie melakukan penebaran bibit lele serta pengisian kandang ayam petelur di lima lokasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah direhabilitasi. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Rabu (12/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahap akhir pembangunan fisik dalam program TMMD ke-129. Selain meningkatkan kualitas dan kenyamanan tempat tinggal, Satgas juga berupaya melengkapi rumah yang diberikan kepada penerima manfaat dengan fasilitas tambahan untuk mendorong usaha produktif bagi keluarga.
Pada lokasi, anggota Satgas TMMD dengan sigap memasukkan bibit ikan lele ke dalam kolam yang telah disediakan dan juga menempatkan ayam petelur ke dalam kandang. Kini, seluruh fasilitas yang ada di lima RTLH tersebut sudah siap dan bisa langsung dimanfaatkan oleh para penerima manfaat.
Kapten Inf Dwi Santosa, selaku Koordinator Lapangan TMMD ke-129 dari Kodim 0102/Pidie, menjelaskan bahwa pengisian kolam dan kandang ini adalah bentuk komitmen Satgas untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang menerima rehabilitasi RTLH. “Hari ini semua kolam dan kandang yang telah kita siapkan di lima rumah itu sudah terisi. Harapan kami adalah bahwa hasil TMMD tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan fasilitas yang dapat mendukung ekonomi keluarga,” tuturnya.
Diharapkan dengan diberikan bibit lele dan ayam petelur tersebut, penerima manfaat dapat segera mulai memanfaatkan dan mengelola fasilitas yang ada secara mandiri. “Kami menginginkan, setelah diserahkan, kolam dan kandang ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” tambahnya.
Fasilitas ini akan diserahkan secara resmi kepada masing-masing penerima manfaat pada saat Upacara Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, yang direncanakan berlangsung pada Kamis (13/8/2026). Lima rumah yang awalnya berada dalam kondisi tidak layak huni kini telah berhasil direhabilitasi dan dilengkapi dengan kolam ikan lele serta kandang ayam petelur, yang diharapkan mampu mendorong kemandirian keluarga serta meningkatkan manfaat dari program rehabilitasi rumah yang telah dilaksanakan.
