Kerja Sama TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan Jalan Beton di Bojonegoro

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, kembali menunjukkan semangat gotong royong yang kuat.

Personel dari Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat lokal untuk menurunkan material besi yang akan digunakan dalam pembangunan jalan cor di Dusun Kedungpandan. Kegiatan ini merupakan upaya penting dalam mempercepat tahap persiapan untuk mencapai target fisik TMMD, yaitu peningkatan akses transportasi yang berfungsi untuk mendukung kegiatan ekonomi di desa.

Dengan penuh semangat, anggota Satgas dan warga setempat saling membantu satu sama lain dalam menata dan mengangkat material besi. Visualisasi kerja sama antara TNI dan komunitas lokal ini menggambarkan semangat kebersamaan yang telah menjadi ciri khas program TMMD.

Letda Inf Ady Yuniarto, Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129, menyatakan bahwa semua langkah pekerjaan dilakukan dengan perencanaan matang agar pembangunan jalan dapat berlangsung sesuai dengan deadline yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan pentingnya kelancaran distribusi material untuk menjaga ritme pekerjaan agar proses pengecoran jalan dapat terlaksana tanpa hambatan. “Kebersamaan antara personel TMMD dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan setiap kegiatan. Dengan berkolaborasi, penurunan material menjadi lebih cepat, sehingga proyek pembangunan jalan dapat dilanjutkan tepat waktu,” pungkas Letda Inf Ady Yuniarto, Rabu (22/7/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa keaktifan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan menunjukkan besarnya kepedulian mereka terhadap program TMMD. Partisipasi ini menjadi jelas bahwa sinergi dalam pembangunan desa dapat menghasilkan hasil yang lebih optimal jika dilakukan secara kolektif. TMMD ke-129 di Desa Kesongo bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkokoh hubungan antara TNI dan rakyat. Dengan melakukan gotong royong, diharapkan semua target fisik di Desa Kesongo dapat tercapai pada waktunya dan membawa manfaat jangka panjang bagi penduduk, terutama dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *