Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Membangun Tempat Tinggal Layak

Kapuas Hulu – Komitmen untuk saling membantu masih terasa dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 1206/Putussibau bersama masyarakat lokal terus berusaha meningkatkan kemajuan pembangunan, termasuk rehabilitasi dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi fokus utama. Hal ini terlihat pada hari Sabtu (18/07/2026).

Program TMMD hadir sebagai solusi bagi warga yang kurang mampu, memberikan kesempatan untuk memiliki hunian yang sehat, aman, dan layak ditinggali bersama anggota keluarga. With adanya program ini, masyarakat yang selama ini hidup dalam hunian yang tidak memadai kini bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 1206/Psb, Letkol Inf Andreas Prabowo Putro S.I.Pem., M.I.P., M. Han., menegaskan bahwa proyek pembangunan ini dilakukan dengan mengutamakan kualitas setiap konstruksi yang dibangun.

“Pembangunan RTLH ini merefleksikan kepedulian dari TNI dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Kami ingin memastikan bahwa penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan,” ungkap Dansatgas.

Dalam fase ini, pelaksanaan pemasangan tiang dan galang progresif dilaksanakan, dengan anggota Satgas TMMD dan warga bekerja sama untuk mengangkut material serta menyusun struktur. Kerja yang sinergis antara TNI dan masyarakat menunjukkan bahwa semangat kebersamaan adalah kunci untuk mencapai target penyelesaian proyek dengan tepat waktu.

Mariana Tius (43), salah satu penerima manfaat dari program ini, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Dengan rumah yang sebelumnya rusak dan rawan bocor, ia kini mendapatkan tempat tinggal yang layak dan kokoh.

“Saya sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat dalam perbaikan rumah saya. Sekarang, kami bisa hidup dengan lebih nyaman dan tenang,” sebutnya dengan penuh haru.

Dengan pelaksanaan TMMD, TNI tidak hanya berfokus untuk pembangunan infrastruktur saja, namun juga berupaya untuk membangun hubungan yang lebih erat antara aparat dan masyarakat guna mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *