Putussibau – Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dalam rangka TMMD Ke-129 Kodim 1206/Putussibau berhasil didorong melalui semangat gotong royong. Anggota Satgas bersama masyarakat saling membantu dalam proses pembangunan, sehingga hunian bagi warga dapat disulap menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Pada hari Jumat (07/08/2026), warga dan personel Satgas melanjutkan bagian-bagian penting dari proyek perbaikan rumah. Dimulai dari pemasangan kerangka bangunan, pembuatan dinding, hingga penyelesaian berbagai elemen bangunan dilakukan secara kolaboratif dari pagi hingga sore.
Keterlibatan masyarakat ini menunjukkan keteguhan ikatan antara tentara dan masyarakat. Masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai penerima nikmat pembangunan, tetapi turut serta dalam pelaksanaan proyek, yang pada gilirannya memperkuat rasa kepemilikan terhadap hasil akhir yang dicapai.
Kapten Inf Mahfud Sabban, Dan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1206/Putussibau, menekankan bahwa kebersamaan antara tentara dan warga adalah kunci utama suksesnya pelaksanaan sasaran fisik TMMD. “Sinergi ini memungkinkan program TMMD memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Rehabilitasi RTLH diharapkan bukan hanya menciptakan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga memperbaiki lingkungan sekitar menjadi lebih sehat. Keterlibatan aktif warga menunjukkan adanya semangat kebersamaan yang tinggi di lokasi TMMD dengan setiap pekerjaan dilakukan penuh semangat dan tanggung jawab.
Bagi warga penerima manfaat, renovasi rumah menjadi simbol harapan untuk memiliki hunian yang lebih baik dan layak. Dukungan dari Satgas serta partisipasi masyarakat menjadikan proses pembangunan ini sebagai usaha kolektif untuk memberikan manfaat bersama.
Dengan semangat gotong royong yang terus dipelihara, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1206/Putussibau optimis bahwa pembangunan RTLH dapat diselesaikan tepat waktu, membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat setempat.
