BOJONEGORO, – Pembangunan suatu daerah tidak hanya dinilai dari infrastruktur yang kuat, tetapi juga dari bagaimana masyarakatnya hidup dengan harmonis dan memiliki kualitas hidup yang baik.
Nilai inilah yang menjadi penggerak kegiatan program Safari Keluarga Berencana (KB) Gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) di Kabupaten Bojonegoro.
Acara yang dilaksanakan di Puskesmas Kesongo, Kecamatan Kedungadem, pada Rabu (5/8/2026) ini merupakan aspek non-fisik yang penting dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026.
Kerja sama yang solid antara Dinas P3AKB dan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menunjukkan betapa efektifnya upaya memperkuat sumber daya manusia mulai dari unit terkecil yaitu keluarga.
Menurut Kepala UPTD Puskesmas Kesongo, dr. Bowo Luhur Santoso, Safari KB menjadi strategi penting bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan kualitas generasi yang akan datang.
Keluarga yang memiliki rencana matang mengenai jumlah dan jarak kelahiran anak dapat memberikan perhatian yang lebih baik dari segi kesehatan, pendidikan, dan emosional.
“Program KB lebih dari sekadar layanan kesehatan; ini adalah langkah penting untuk menciptakan generasi yang berkualitas dan memiliki daya saing. Orang tua yang merencanakan dengan baik dapat memenuhi kebutuhan anaknya secara optimal, sehingga anak-anak mereka dapat mengejar cita-cita tanpa hambatan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Safari KB dalam program TMMD menunjukkan integrasi pembangunan desa yang nyata.
TNI dan pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan kehidupan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, terbukti dari partisipasi 50 akseptor yang mengikuti layanan KB gratis selama kegiatan berlangsung.
Bagi yang belum bisa hadir, dr. Bowo mengingatkan bahwa layanan KB tetap tersedia secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat, termasuk Puskesmas Kesongo, sesuai dengan jadwal yang ada.
Dengan sinergi antara Dinas P3AKB, TNI, dan tenaga medis, Pemkab Bojonegoro percaya bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga akan terus berkembang.
Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, serta menghasilkan generasi penerus yang unggul di masa depan.
